we are together

Daisypath Anniversary tickers

Selasa, 28 September 2010

MASA DEPAN INDONESIA TANPA KORUPSI

Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan kata korupsi.Ya, hampir sering setiap kali kita menonton berita kita mendengar kata itu. Indonesia sendiri pada tahun tahun 2009 silam mendapat peringkat 126 negara terkorupsi di dunia dengan Indeks Prestasi Korupsi (IPK) sebesar 2,6, ini angka yang cukup memprihatinkan, bagaimana tidak korupsi sudah cukup membudaya di Indonesia dari dahulu hingga sekarang seakan-akan korupsi menjadi warisan dari nenek moyang kita, padahal sudah nampak jelas bahwa dengan korupsi dapat menghambat investasi dan pertumbuhan ekonomi, melemahkan kapasitas dan kemampuan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, menghambat upaya pemberantasan kemiskinan dan kesenjangan pendapatan, serta penurunan kualitas moral dan akhlak.

Mau jadi apa negeri kita jika semua pejabat senantiasa korupsi? banyak program jangka pendek maupun jangka panjang yang terabaikan, baik itu dari proyek pembangunan dan transportasi seperti pembangunan pelabuhan, tanjung api-api.Hingga saat ini pembangunan tersebut belum terselesaikan namun begitu banyak biaya yang telah dikeluarkan karena biaya tersebut tidak jelas untuk dikeluarkan.lalu dana pendidikan bukan digunakan bagi siswa/siswi yang tak mampu namun digunakan untuk kepentingan mobil baru bagi mereka.Banyak dinegeri kita orang pintar yang suka memintarkan orang.mereka tidak jujur,tidak amanah.

Bangsa ini sebaiknya tidak berharap akan berhasil memberantas korupsi apabila kultur yang ada tidak mampu diubah. Berharap agar korupsi bisa diberantas atau jumlahnya ditekan sebenarnya adalah mimpi buruk di siang bolong. Sebab, bangsa ini semakin hari semakin kehilangan karakternya.Ada baiknya menyadari korupsi sudah menjadi wabah dan berada dimana mana sehingga sudah menjadi epidemic bahkan budaya korupsi dianggap tidak bersalah karena dipersepsikan sebagai bagian bertahan hidup.Oleh karenanya penuntasannya sudah pasti tidak dengan cara yang biasa saja tetapi harus lebih laur biasa.Korupsi harus ditangani dengan ketegangan yang tinggi dan pilihannya menjadi baik atau tertangkap dan fatal bagi keluarganya. Selama persepsi bahwa kalau ketangkap sial saja dan semuanya bisa diatur kembali dengan membagi hasil korupsi maka sulit berhasil.Apalagi penahananya pun dibeda bedakan serta menjadi bahan pembicaraan tersendiri yang membuat keraguan masyarakat, tentang kesungguhan pemberantasan korupsi itu sendiri.Problem yang dihadapi Indonesia untuk memberantas korupsi saat ini, dikarenakan negara ini tidak berhasil menutup lubang yang berpotensi terjadinya korupsi secara cepat. Selain itu Indonesia tidak mampu menegakkan hukum yang sudah ditetapkan, sehingga pelanggaran hukum terus berlangsung. Jika saja korupsi ini bisa dieliminasi secara total boleh jadi angka pertumbuhan ekonomi akan mencapai dua digit. Indonesia akan menjadi tempat tujuan investasi yang utama mengalahkan Malaysia dan Singapura.Jika ini terjadi maka kesejahteraan ekonomi yang merata dan berkeadilan hanya tinggal menunggu waktu.

Coba kita banyangkan bila negeri ini tanpa korupsi dan dinegeri ini dipenuhi oleh orang orang yang jujur,tanggung jawab dan amanah, Semua aktivitas negara ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat, tidak ada satupun pejabat negara Indonesia melakukan tindak pidana korupsi. Jadi sumber daya dan dana sepenuhnya untuk pembangunan Indonesia. Para pejabat negara hidup sesuai dengan penghasilannya tidak lebih tidak kurang, sungguh negeri kita akan menjadi negeri yang makmur dan sejahtera apabila negeri kita makmur mungkin kriminalitas pada negeri ini akan berkurang.banyak orang yang berbuat kriminalitas akibat biaya beban hidup karena mereka tidak makmur.untuk agar mencegah korupsi menjadi budidaya pada Negara ini adalah dengan kita mempunyai penerus yang jujur dan amanah,dan bertanggung jawab.

0 komentar:

Posting Komentar